Superior

Wiwid Gunawan in Male Magazine

Written By Aris Setiawan on Tuesday, March 5, 2013 | 7:19 PM

Kisah cintanya tengah diujung tanduk. Wiwid mengaku ia hanya bisa berusaha
namun tetap Tuhan yang mementukan. Dalam helaan nafasnya yang panjang,
perlahan Wiwid pun bercerita tentang masalah percintaannya. “Berpisah merupakan jalan akhir
yang menjadi keputusan terbaika dalam suatu hubungan,” ucap wanita yang baru saja menggugat cerai suaminya, Disa Shandy Ardiansyah.

Pengalaman pahit ini menjadi suatu pelajaran berharga bagi pemilik nama lengkap Rujuniarti
Sapta Pertiwi ini. Dengan nada khas Sunda, Wiwid memaparkan pandangannya tentang sebuah
kesetiaan. Dirinya yang dikenal dengan sosok pribadi yang tenang dan pendiam ini pun akhirnya
meletup-letup saat membicarakan hal yang ia sukai. “Jujur, aku bawel itu hanya tuntuan peran
saja, aslinya ya diam gini,” ungkap wanita kelahiran Bandung, 21 Juni 1982 ini sambil tertawa renyah. Wiwid menganggap cinta adalah suatu anugerah. Tak pelak sejak ia mengenal cinta, cinta selalu dirawatnya baik-baik. “Cinta merupakan kuasa Tuhan terhadap manusia dan kita harus menjaganya,” urai Wiwid yang mengaku selalu serius dalam membina hubungan dengan pasangannya.

Begitu kentalnya Wiwid meramu cinta dan kesetiaan membuat dirinya menjadi wanita yang ringkih akan pengkhianatan. “Jika ada perbuatan yang nggak aku sukai, pengkhianatan itu salah satunya,” tutur wanita yang baru saja tampil di film ‘Tali Pocong Perawan 2’ ini. “Walau hanya diperankan dua atau tiga orang, perselingkuhan itu pasti akan membuat banyak hati yang terluka,” bisik wanita yang mengaku suka cemburu dengan orang yang ia sayangi. Ketika disinggung apakah selama ini Wiwid menjadi korban perselingkuhan, Wiwid pun langsung mengunci mulutnya rapat-rapat tanpa bergeming.

Cinta itu sayang. Sayang itu adalah membahagiakan orang yang kita sayangi. Artinya, apabila kita mencintai dan menyayangi seseorang maka kita akan membahagiakan orang tersebut dan bahagia apabila melihat orang yang kita sayangi bahagia. Intinya, saling menerima segala kekurangan dan kelebihan pasangan,” paparnya panjang.

Untuk melengkapi cinta, hadirnya seks pun turut berperan dalam kamus Wiwid. “Seks merupakan luapan emosi yang didasari oleh rasa sayang dan cinta, serta kesadaran dan tanggung jawab,” tukasnya. “Ibarat rumah, pondasinya adalah cinta, atapnya adalah kesetiaan dan seks adalah pintu dan jendela rumah tersebut,” ucap Wiwid.

MALE Edisi No. 007 • 14 - 20 DESEMBER 2012










0 komentar:

Post a Comment

 
berita unik